Review Solo Leveling, Manhwa Jelek Yang Terlalu Overhype Alur Ceritanya

Solo leveling, siapa yang tidak tahu dengan komik Korea yang satu ini? Sampai-sampai populernya manhwa ini, banyak sekali manhwa keluaran terbaru mengikuti jejak kesuksesan darinya yang bertema tentang dunia virtual yang menjadi kenyataan di dunia nyata

Sayangnya itu berbanding terbalik dengan persepsi saya tentang Sollev, mengapa saya mengatakannya jelek? Ada beberapa alasan sebenarnya tapi mari kita ketahui terlebih dahulu sinopsisnya

Sinopsis

Seorang pemuda yang bernama Sung Jin Woo yang tidak memiliki kekuatan dan sering diolok-olok karena ia sangat lemah dan kekuatan yang dimilikinya sama sekali tidak berguna untuk bertarung

Namun secara tidak sengaja ia mendapatkan kemampuan yang benar-benar sangat menarik setelah mengalahkan bos monster

Review Solo Leveling

2 Cover solo leveling yang di edit menjadi 1
Penggabungan 2 cover solo leveling

Setelah saya membaca manhwanya, pada awal pertama kali membaca benar-benar terkagum-kagum karena jarang sekali ada komik yang seperti ini namun sekian lama saya menikmati

Banyak sekali kekecewaan saya terhadap solo leveling, antara lain:

  1. Cerita yang mengandalkan karakter utama, seakan-akan karakter lain hanya dijadikan sampingan bahkan hanya pajangan
  2. MC yang terlalu cool dan sempurna, jadi seolah-olah dia tidak memiliki kesalahan
  3. MC yang terlalu overpower dan tidak di iringi dengan alur cerita menarik, bahkan tidak ada plot twistnya sama sekali
  4. Fokus utama musuhnya adalah monster-monster yang notabenenya dia bangkitkan kembali untuk dijadikan anak buahnya

Baca: 18 Manhwa Terbaik Dari Berbagai Genre Ada Yang Sudah Tamat

Lalu apakah solo leveling ini sangat jelek? Sebenarnya tidak, hanya saja seperti yang saya jelaskan diatas, manhwa ini terlalu berfokus kepada MC yang terlalu sempurna dan overpower

Jujur aja, konsep komik seperti ini benar-benar segar dan angin baru untuk pecinta komik yang sukaa bertema isekai, tapi nyatanya solo leveling tidak bisa meraih hal itu

Begini aja contohnya, untuk kamu yang belum menonton anime Overlord dan bandingkan dengan manhwa ini, saya yakin 80% beda dan lebih bagus Overlord ketimbang solo leveling, karena apa?

Overlord tidak berkonsep kesempurnaan, banyak sekali scene yang bawahannya itu salah sangka menganggap bahwa karakter utama dari Overlord ini sempurna, terlebih lagi di anime ini memiliki beberapa plot twist yang tidak terlalu wow namun bisa membawa penonton itu berpikir

Jadi, pada intinya adalah saya mengatakan solo leveling jelek itu karena aspek-aspek yang saya sebutkan, seandainya saja aspek-aspek yang disebutkan tadi diatasi oleh pengarangnya mungkin manhwa ini menjadi masterpiece seperti Shingeki No Kyojin, Overlord, Boku no Hero

Penutup

Jadi itu saja yang ingin saya sampaikan, perlu diingat saya mengatakan jelek belum tentu orang mengatakan demikian, pada dasarnya selera orang itu berbeda, apabila kamu memiliki pendapat silahkan komentar

Saya akan senang hati membalasnya, tapi harus tentang seputar manhwa ini ya, jangan yang lain.

Rating Yang Saya Berikan

Review dan Sinopsis Solo Leveling
3 / 5
3

Bagikan Artikel Ini Jika Bermanfaat
Default image
Prabowo Sakti

saya suka memberikan informasi yang kredibel atau bisa di percaya tentang seputar anime, tekno, internet, komik, game, tutorial Android maupun PC.

Articles: 204