Apakah Menonton Anime Otomatis Termasuk Menjadi Wibu?

Menonton Anime – Sering kali saya melihat di forum forum fans anime mengatakan bahwa nonton anime itu bukan wibu melainkan anime lovers, emang iya?

Sebelum kita mengetahui apakah menonton anime menjadi wibu atau tidak, kita harus tahu apa itu sebenarnya apa itu wibu sih? karena kalo kita gak tahu apa itu wibu. Maka sama saja kita tong kosong nyaring bunyinya.

Sebelum itu saya ingin membahas ada dua kubu yang saling berdebat bahwa menikmati anime akan otomatis menjadi wibu, tapi menurut saya tidak atau iya. Maksudnya gimana tuh? contoh sederhana, setiap penyakit memiliki tahapan dari yang biasa aja ke yang paling parah.

Baca: Ternyata Menjadi Wibu Itu Bermanfaat Dan Bikin Bangga

Sampe sini paham? sama aja seperti wibu. Ada beberapa tahapan keparahan menjadi wibu, jadi mari kita langsung bahas ke permasalahan pendapat ini.

Catatan: Saya disini tidak memihak pendapat manapun, hanya saja ingin memberikan pernyataan diri saya sendiri tentang apakah menonton termasik wibu atau tidak, selebihnya kalian yang menilai sendiri.

Apa Itu Wibu

orang barat menjadi wibu

Tidak bisa dipungkiri apabila menjadi wibu akan dianggap sebelah mata, bahkan orang jepang pun jijik ngeliat orang asing yang niru budaya jepang dengan cara berlebihan.

Jadi singkatnya wibu atau Japanofilia adalah sebutan untuk orang orang Barat yang mencintai budaya jepang terlalu berlebihan.

Itulah mengapa wibu sering dianggap sampah karena tidak mencintai terhadap budaya bangsa nya sendiri, tapi menurut saya justru tidak.

Mengapa Wibu Selalu Membandingkan Jepang Dengan Negaranya?

cosplayee wibu

Oke, sebelum itu mengapa saya katakan bahwa wibu itu bukan sampah? karena masih banyak weeaboo yang cinta negaranya sendiri walaupun sering membandingkan dengan tanah airnya dengan jepang.

Gak percaya? banyak kok contohnya di Indonesia, seringkali weeaboo itu selalu membandingkan bahwa orang jepang itu lebih sopan karena sering menunduk. Ini alasan yang konyol hingga merendahkan bangsa sendiri.

Bahkan ada yang bilang bahwa jika ada pejabat jepang yang melakukan kesalahan akan mengundurkan diri, ini malah makin aneh lagi pernyataannya.

Karena negara kita itu bukanlah kerajaan, jadi kekuatan utama bukanlah ada di presiden melainkan partai politik. Maaf malah nyenggol ke politik.

Apakah Nonton Anime Menjadi Wibu?

arti wibu

Jadi sebenarnya saya ingin mengatakan nonton anime=wibu itu memang benar, tapi disisi lain saya tidak setuju dengan pernyataan saya sendiri. Oleh karena itu hanya kalian yang bisa menilai pendapat saya ini dan melakukan debat dengan teman kalian.

Pada nyatanya nonton anime bukanlah wibu apabila ada aspek-aspek tertentu yang terpenuhi, apa saja itu?

1. Menonton Anime Tidak Terbawa Ke Dunia Nyata

Bukan rahasia umum untuk orang yang fanatik dengan anime, apabila keseringan menonton akan membawa ke dunia nyata. Jadi jika kamu menonton anime hanya untuk mencari kesenangan dan tidak menggunakan kosa kata bahasa jepang, kamu bukanlah wibu.

Namun apabila, kamu menggunakannya seperti baka, kawai, aho, dll. Kamu masih dianggap normal

2. Tidak Melakukan Cosplay Jejepangan

Tahu gak sih kamu bahwa festival jejepangan di Indonesia itu ada lho dan apabila diantara kalian adalah cosplayer anime, kalian 70% weeaboo.

Kalo tidak, selamat kamu masih normal. Tapi jangan senang dulu, masih banyak aspek aspek yang perlu dibahas dibawah agar kita mengetahui, sebenarnya kita ini wibu atau bukan.

3. Tidak Menggunakan Nama Karakter Anime Di Media Sosial

Udah gak asing apabila kamu melihat nama Facebook seseorang menggunakan nama ala jepang, contohnya kobayashi, kawasaki honda, suzuki, yamaha, yamada.

Hehe maaf bercanda, jadi pada intinya kamu masih menggunakan nama yang umum ada di Indonesia, kamu masih aman. Apabila jika menggunakannya, kamu udah menjadi weeaboo namun belum terlalu parah.

4. Masih Mencintai Negara Indonesia

Ini adalah opsi terpenting untuk menentukan, jika kamu masih mencintai Indonesia dan kamu sering di ejek weeaboo, jangan marah. Cukup bilang, saya menonton anime bukan berarti wibu kecuali tidak cinta Indonesia.

Kalo masih ngeyel, dia suruh buktikan kamu itu weeaboo atau bukan namun sebelum itu kamu harus memenuhi syarat sebelumnya. Jangan pake nama jepang, tidak menggunakan kosa kata jepang, dan bercandaan dalam anime jangan di bawa ke dunia nyata.

Penutupan

Jadi pada intinya, nonton anime bukanlah wibu tapi pada saatnya kamu akan termasuk weeaboo apabila sudah menjadi fanatik. Oleh karena itu, omong kosong apabila anime lover bukanlah weaboo.

Oh iya, ini adalah pendapat saya pribadi bahwa menurut ku anime secara tidak langsung sudah menjadi budaya jepang.

Sama halnya k-pop, kenapa saya bilanh gitu? karena didalam anime pasti rata rata memiliki atau menyelipkan unsur unsur budaya jepang, seperti kimono, bunga sakura, samurai, katana, sake, sushi dan masih banyak lagi.

Jadi bijak lah dalam nonton anime, cukup menikmati janganlah sampai menjadi tergila gila karena nya. Karena juga bisa berdampak buruk, seperti malas beraktivitas, tidak mempunyai teman, bahkan sering menyendiri.